Indoparlemennews.co – Ogan Ilir | Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan Ngisi Bareng Sensus Ekonomi 2026 (NGIBAR SE2026) yang digelar pada Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ogan Ilir. Melalui sinergi ini, pemerintah berharap proses pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lebih optimal, akurat, dan menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan NGIBAR SE2026 merupakan bentuk dukungan nyata terhadap komitmen Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, khususnya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi seluruh pihak dalam memberikan data yang benar dan sesuai kondisi di lapangan. Karena itu, ia mengajak seluruh pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan untuk berperan aktif dalam pengisian data sensus.
> “Saya berharap kepada pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Ogan Ilir untuk menginput dan mengisi data-data yang diminta dalam kuesioner dengan sebenar-benarnya. Dengan memberikan data dan informasi yang benar dan valid, maka dapat menjadi bahan bagi para pemangku kepentingan dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan,” ujar drg. Suryadi.
Ia menjelaskan, peserta kegiatan NGIBAR SE2026 berasal dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Tercatat sebanyak 2 rumah sakit, 25 puskesmas, dan 15 puskesmas pembantu (pustu) turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Keterlibatan seluruh fasilitas kesehatan tersebut dinilai penting mengingat sektor kesehatan merupakan salah satu komponen strategis yang turut menjadi bagian dari pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi gambaran kondisi riil sektor kesehatan sekaligus mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Ogan Ilir, Sukendro Suryo Wiguno, S.ST., M.Ec.Dev, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir yang telah menggelar kegiatan NGIBAR SE2026. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap suksesnya pelaksanaan sensus yang akan dilaksanakan secara nasional.
Sukendro berharap semangat yang ditunjukkan Dinas Kesehatan dapat diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Ia mengimbau agar seluruh OPD turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Sensus Ekonomi 2026.
“Harapan kami, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 juga mendapat dukungan dari OPD lainnya, salah satunya melalui pemasangan spanduk dan media sosialisasi di setiap kantor OPD. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mengetahui, memahami, dan berpartisipasi aktif dalam sensus ekonomi yang akan dilaksanakan,” katanya.
Lebih lanjut, Sukendro menjelaskan bahwa terdapat sejumlah pembaruan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dibandingkan sensus sebelumnya. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah pemanfaatan teknologi digital dalam proses pendataan.
Pada pelaksanaan sensus tahun 2026, masyarakat nantinya akan dapat mengakses dan mengisi data melalui aplikasi yang telah disiapkan. Penggunaan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat proses pendataan, serta memudahkan masyarakat dalam berpartisipasi.
Dengan adanya kegiatan NGIBAR SE2026 ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan, dapat berkontribusi aktif dalam menyediakan data yang akurat dan terpercaya. Data tersebut nantinya menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi dan kesehatan yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Ogan Ilir.(12)













