Indoparlemenews.co Palembang | Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan, suasana meriah dan penuh keakraban terasa di kolam pemancingan Zulkarnain, yang dikenal juga sebagai Ajong. Tepat di Gang Mupakat 4 Kalidoni, tempat latihan tinju Pertina Palembang.

Ratusan peserta berkumpul untuk mengikuti lomba memancing yang digelar khusus dalam rangka peringatan HPN ini.

Ide Cemerlang dari Ketua Baru

Lomba memancing ini bukan sekadar acara biasa. Ide untuk menyelenggarakan lomba ini datang dari Kurnaidi, Ketua PWI Sumsel yang baru saja terpilih.

Kurnaidi, dengan visinya yang inovatif, ingin membuat peringatan HPN lebih inklusif dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Menurutnya, lomba memancing ini merupakan cara yang sempurna untuk merangkul masyarakat, menjalin silaturahmi, serta mempererat hubungan antara wartawan dan komunitas setempat.

Ajang Silaturahmi dan Promosi PWI

Sofwan Ali Majid, Ketua Panitia lomba memancing, menegaskan bahwa acara ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar kompetisi. “Lomba memancing ini tidak hanya untuk memeriahkan peringatan HPN tingkat provinsi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi bagi kalangan wartawan.

“Selain itu, ini adalah kesempatan untuk mempromosikan PWI agar semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Sofwan.

Lomba ini terbuka untuk umum, menandakan bahwa siapa saja, bukan hanya wartawan, bisa ikut serta.

Hal ini sejalan dengan tujuan PWI untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan interaksi dengan berbagai lapisan masyarakat.

Peserta Antusias dan Hadiah Menggiurkan

Lomba yang diadakan tanpa pungutan biaya ini menarik perhatian banyak orang. Ratusan peserta yang datang dari berbagai latar belakang terlihat sangat antusias.

Mereka bukan hanya dari kalangan wartawan, tetapi juga masyarakat umum yang ingin merasakan keseruan acara ini.

Panitia menyediakan hadiah yang cukup menggiurkan. Juara pertama akan membawa pulang uang tunai sebesar Rp750 ribu, juara kedua Rp500 ribu, dan juara ketiga Rp250 ribu, selain trofi yang menambah kebanggaan dan juara diambil yang terberat.

Ema, salah satu panitia lomba, menambahkan bahwa setiap peserta juga akan mendapatkan sertifikat sebagai tanda partisipasi mereka. “Sertifikat ini menjadi bukti bahwa mereka telah ikut serta dalam acara yang penuh makna ini,” kata Ema.

Oktaf Ryadi, selaku Ketua DKP PWI, sangat berbahagia bisa berada di sini bersama Anda semua. Sebelumnya, saya ingin mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan antusiasme rekan-rekan sekalian.

Seperti yang kita ketahui, sebelumnya kegiatan kita dilaksanakan di Sekanak Lambidaro.

Namun, untuk tahun ini, kita memutuskan untuk memindahkan acara ini ke kolam pemancingan. Saya pribadi memang memiliki hobi memancing dan sering memancing di sungai, bahkan pernah mendapatkan ikan Mayong. Saya yakin banyak dari kita yang juga memiliki kesenangan yang sama.

Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan PWI Sumsel. Meskipun hadiah yang kami sediakan saat ini mungkin masih tergolong kecil, namun kami berjanji tahun depan akan ada peningkatan dan hadiah yang lebih besar.

Kita juga menyadari bahwa lomba memancing di sungai memiliki banyak resiko dan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, untuk kali ini, kita memilih lokasi yang lebih aman dan mudah dijangkau.

Akhir kata, dengan mengucapkan bismillah, saya secara resmi membuka lomba memancing ini. Semoga acara ini berjalan lancar dan memberikan kebahagiaan serta kebersamaan bagi kita semua.

Suka Cita di Kolam Pemancingan Ajong

Suasana di kolam pemancingan Ajong hari itu penuh dengan canda tawa dan semangat kompetitif yang sehat. Para peserta, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman, saling berbagi tips dan trik memancing.

Beberapa di antara mereka bahkan membawa serta keluarga, menjadikan acara ini sebagai kesempatan untuk berlibur sambil menikmati suasana alam yang tenang.

Lomba memancing ini dimulai sejak pagi hari dan berlangsung hingga sore, dengan berbagai momen menarik yang menghiasi jalannya acara. Ada peserta yang berhasil menangkap ikan besar dengan perjuangan keras, dan ada pula momen-momen lucu saat ikan berhasil lolos dari kail.

Dukungan dan Apresiasi

Acara ini juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Kurnaidi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya lomba ini, termasuk para sponsor yang telah menyediakan hadiah dan fasilitas. “Tanpa dukungan mereka, acara ini tidak akan berjalan sukses seperti sekarang,” ujarnya.

Penutupan yang Meriah

Menjelang penutupan, suasana semakin meriah dengan pengumuman pemenang. Para juara menerima hadiah mereka dengan wajah sumringah, diiringi tepuk tangan dan sorak sorai dari para peserta lainnya. “Kemenangan ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik kita semua yang telah berpartisipasi,” ujar juara pertama dengan semangat.

Dengan berakhirnya lomba memancing ini, rangkaian acara HPN PWI Sumsel 2024 semakin lengkap. Acara ini membuktikan bahwa peringatan Hari Pers Nasional bukan hanya soal seremonial, tetapi juga tentang kebersamaan, kebahagiaan.(rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here