Meriah! Ratusan Warga Padati Teluk Serdang Saksikan Lomba Perahu Bidar Mini HUT Ke-4 MBS

Indoparlemennews.co – Tanjung Atap Barat, Ogan Ilir | Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan perlombaan perahu bidar mini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 MBS (Maju Bersama) yang digelar di kawasan Teluk Serdang, Desa Tanjung Atap Barat, Sabtu.(30/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-4 MBS yang sebenarnya jatuh pada 9 April 2026, Namun, pelaksanaan perlombaan perahu bidar mini baru dapat dilaksanakan pada akhir Mei karena berbagai kendala alam dan cuaca yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi air di Teluk Serdang yang sering mengalami pasang surut secara ekstrem menjadi pertimbangan utama panitia untuk menunda kegiatan demi keselamatan peserta dan kelancaran perlombaan.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 32768;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 45;

Sejak siang hari, masyarakat Desa Tanjung Atap Barat bersama warga dari sejumlah desa tetangga mulai berdatangan ke lokasi perlombaan. Mereka memadati tepian Teluk Serdang untuk menyaksikan para peserta berlaga dalam perlombaan yang sarat dengan nilai budaya dan tradisi masyarakat setempat.

Ketua MBS Tanjung Atap Barat, Muzakkil, mengatakan bahwa perlombaan perahu bidar mini merupakan salah satu bentuk upaya menjaga dan melestarikan budaya masyarakat perairan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 46;

“Alhamdulillah, meskipun sempat tertunda karena faktor alam dan kondisi air yang tidak memungkinkan, hari ini perlombaan akhirnya dapat terlaksana. Kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar untuk menyaksikan dan mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan secara resmi dibuka oleh Sekretaris MBS, Kendi Rahman, S.Kom., Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurut Kendi Rahman, perlombaan perahu bidar mini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antarwarga dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan momentum kebersamaan bagi masyarakat. Selain sebagai hiburan rakyat, perlombaan ini juga menjadi bagian dari upaya kita untuk menjaga tradisi daerah agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua MBS, Ikrom, berharap perlombaan perahu bidar mini dapat menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan pada masa mendatang.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 32768;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 45;

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif yang besar karena mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan dalam suasana yang penuh kegembiraan.

“Kami berharap perlombaan ini dapat terus dilestarikan dan menjadi salah satu kegiatan yang dinanti masyarakat setiap tahunnya. Semangat kebersamaan yang terlihat hari ini merupakan bukti bahwa tradisi daerah masih sangat dicintai oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bendahara MBS, Heriyanto, mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses hingga penutupan nanti.

“Kemenangan memang menjadi tujuan dalam sebuah perlombaan, tetapi yang lebih penting adalah menjaga persaudaraan dan kebersamaan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi pada hari pertama pelaksanaan. Berdasarkan data panitia, jumlah penonton yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 500-1000 orang. Kehadiran ratusan warga tersebut membuat suasana di sekitar Teluk Serdang semakin semarak dengan sorak-sorai dukungan kepada para peserta yang bertanding.

Salah seorang tokoh masyarakat yang hadir, Arifin, mengaku sangat mengapresiasi pelaksanaan perlombaan perahu bidar mini tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi masyarakat karena selain menjadi hiburan, juga mampu mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Dengan adanya perlombaan perahu bidar mini ini, masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan menikmati hiburan bersama. Kegiatan seperti ini juga sangat penting untuk menjaga tradisi budaya daerah agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” katanya saat menyaksikan perlombaan.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 47;

Sepanjang perlombaan berlangsung, para peserta tampak bersemangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Sorakan penonton yang memenuhi tepian Teluk Serdang menambah semangat para peserta saat memacu perahu menuju garis finis.

Selain menjadi ajang olahraga tradisional, perlombaan ini juga menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Desa Tanjung Atap Barat. Berbagai unsur masyarakat turut terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan sehingga acara dapat berjalan dengan baik.

Panitia memperkirakan perlombaan perahu bidar mini dalam rangka HUT ke-4 MBS ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Selama pelaksanaan, sejumlah pertandingan akan digelar untuk menentukan para juara dari berbagai kategori yang diperlombakan.

Melalui kegiatan ini, MBS berharap tradisi perahu bidar mini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu warisan budaya yang tetap lestari di tengah masyarakat. Selain sebagai hiburan rakyat, perlombaan ini juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal yang telah menjadi bagian dari identitas Desa Tanjung Atap Barat selama bertahun-tahun.(12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *