Indoparlemenews.co MUBA | Kondisi kesehatan Dasiyem salah satu warga Desa Lubuk Harjo Kecamatan Bayung Lencir yang mengidap kanker payudara terus menjadi perhatian Pemkab Muba melalui Dinas Kesehatan.

Diketahui, Dasiyem sebelumnya sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bayung Lencir, namun karena kondisi Dasiyem harus dilakukan kemotherapi dirinya terpaksa harus dirujuk ke RSUD Sekayu tetapi yang bersangkutan menolak karena ingin mencoba pengobatan tradisional.

“Dasiyem sudah tercover BPJS Kesehatan dan pengobatan gratis di RSUD Bayung Lencir, meski harus dirujuk ke RS lain dirinya tetap difasilitasi pengobatan secara gratis,” ungkap Kadinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS.

Ia melanjutkan, meski harus dirujuk ke RS lain yakni RS Jambi atau RSUD Sekayu Pemkab Muba tetap memfasilitasi pengobatan rujukan hingga mengantar Dasiyem ke Rumah Sakit (RS).

“Pasien ini merupakan pasien yang sudah terdaftar dengan BPJS walaupun berobat di ProVinsi lain mulai dari kebutuhan armada sampai pelayanan di fasilitas kesehatan semua dilayani dengan gratis,” tambahnya.

Diketahui, ibu dari dua anak yang bekerja sebagi ibu rumah tangga itu mengalami sakit kanker payudara stadium dua sejak Agustus 2022 yang lalu dan suaminya Sulistiyono bekerja serabutan.

Di kesempatan yang lain, Kades Lubuk Harjo Khamdi mewakili keluarga pasien mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba, yang telah memfasilitasi pengobatan warganya di puskesmas dan di RSUD Bayung Lencir yang mana tidak dipungut biaya sepeserpun karena sudah ditanggung BPJS, serta sudah ditindak sesuai prosedur.

“Kepada Puskesmas dan RSUD Bayung Lencir kami ucapkan terimakasih. Terkait penggalangan dana yang diinisiasi LSM Brantas, itu diperuntukkan untuk pendamping keluarga pasien bukan untuk biaya pengobatan,” pungkasnya saat mengunjungi kediaman Dasiyem.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here